God of War 4 (resmi hanya berjudul God of War, dirilis pada tahun 2018) adalah seri keempat utama dalam franchise God of War, yang dikembangkan oleh Santa Monica Studio dan diterbitkan oleh Sony Interactive Entertainment untuk konsol PlayStation 4.
Game ini merupakan reboot sekaligus kelanjutan dari trilogi God of War sebelumnya, yang terkenal dengan latar mitologi Yunani. Namun dalam God of War 4, latar berpindah ke mitologi Nordik, menghadirkan kisah dan nuansa yang lebih dewasa dan emosional.
Plot / Cerita
Kisahnya berfokus pada Kratos, yang kini tinggal di dunia para dewa Nordik (Midgard) setelah menghancurkan Olympus. Ia hidup dalam pengasingan bersama putranya, Atreus, setelah kematian istri Kratos, Faye.
Permainan dimulai dengan misi sederhana: menaburkan abu Faye di puncak tertinggi dari semua dunia, sesuai permintaannya sebelum wafat. Namun, perjalanan ini menjadi semakin kompleks saat Kratos dan Atreus harus menghadapi para dewa dan makhluk dari mitologi Nordik, termasuk Baldur, Magni, dan Modi, serta menghadapi tantangan internal, termasuk hubungan antara ayah dan anak yang penuh ketegangan.
Gameplay
Perubahan besar terjadi dalam mekanika permainan:
- Sudut pandang kamera kini over-the-shoulder (kamera bahu), lebih sinematik dan dekat, berbeda dengan kamera isometrik sebelumnya.
- Senjata utama Kratos adalah Leviathan Axe, kapak magis yang bisa dilempar dan kembali seperti Mjolnir (palunya Thor).
- Atreus bukan hanya karakter pendamping pasif, tapi aktif membantu dalam pertarungan dengan busur panah dan kemampuan magis.
- Sistem pertarungan lebih strategis dan berat, dengan elemen RPG seperti peningkatan gear, skill tree, dan crafting.
Fitur Unggulan
- Narasi kuat: Lebih fokus pada hubungan karakter dan perkembangan emosional.
- Tanpa cutscene loading: Game disajikan dalam one-shot camera, tanpa transisi loading selama gameplay utama.
- Dunia semi-terbuka: Meskipun tidak open-world penuh, game memungkinkan eksplorasi berbagai area, rahasia, dan side quest.
Penerimaan dan Penghargaan
God of War (2018) mendapat pujian luas dan memenangkan banyak penghargaan, termasuk:
- Game of the Year di The Game Awards 2018
- Pujian untuk narasi, gameplay, grafik, dan hubungan Kratos–Atreus
Kesimpulan
God of War 4 bukan hanya reboot visual dan mekanik, tapi juga reboot emosional. Ia menghadirkan Kratos sebagai sosok ayah yang mencoba menghindari masa lalunya yang penuh kekerasan, sambil membimbing anaknya di dunia yang penuh bahaya.